Senin, Oktober 19, 2026
spot_img
Memuat data kurs...

GWIS Open 2026 Diikuti 1.615 Peserta dari 13 Provinsi

TAMBUN SELATAN | beritajabar.click — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja membuka Kejuaraan Sepatu Roda Grand Wisata Inline Speed (GWIS) Open 2026 di Venue International Skating Rink Area, Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (5/9/2026).

Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 1.615 peserta dari 13 provinsi di Indonesia. GWIS Open 2026 menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang penjaringan bibit atlet sepatu roda berprestasi yang diharapkan mampu bersaing di tingkat regional, nasional hingga internasional.

Asep mengapresiasi penyelenggaraan GWIS Open 2026. Menurutnya, kejuaraan sepatu roda tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembinaan atlet sejak usia dini.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya kejuaraan nasional ini. Ajang seperti ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk memperebutkan medali, melainkan menjadi wadah pembinaan yang strategis untuk melahirkan bibit atlet sepatu roda,” ujar Asep.

Ia mengatakan, pembinaan melalui kompetisi yang terukur dapat membentuk atlet dengan kemampuan teknis sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas. Hal tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet yang nantinya memperkuat kontingen Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, hingga Indonesia dalam berbagai ajang olahraga.

Baca Juga  PROYEK JALAN LINGKUNGAN Rp189,76 JUTA DI LEBAKWANGI DISOROT

“Kepada anak-anakku dan para atlet sepatu roda, tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas dan patuhi aturan pertandingan,” katanya.

Asep menuturkan, dirinya telah beberapa kali menyaksikan secara langsung latihan para atlet sepatu roda di kawasan Grand Wisata. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta pada GWIS Open 2026 menunjukkan olahraga sepatu roda memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kabupaten Bekasi.

“Ini sudah empat kali saya datang melihat latihan. Hari ini dalam GWIS Open 2026, pesertanya mencapai sekitar 1.600 orang. Antusiasmenya luar biasa. Bukan hanya dari Kabupaten Bekasi, tetapi peserta datang dari 13 provinsi,” ujarnya.

Ia juga menyambut kedatangan peserta dari berbagai daerah yang mengikuti kejuaraan tersebut. Menurut Asep, kepercayaan menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah kejuaraan tingkat nasional menjadi hal positif bagi perkembangan olahraga di daerah.

“Kejuaraan seperti GWIS Open 2026 dapat menjadi bagian dari persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), maupun Pekan Olahraga Nasional (PON),” pungkasnya.

Baca Juga  Anggota BPD 290 Desa di Karawang Resmi Dilantik, Bupati Aep Tekankan Soliditas dan Pengawasan

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), Sandra Erawanto, mengatakan GWIS Open 2026 mencatat jumlah peserta terbanyak dibandingkan sejumlah kejuaraan sepatu roda yang sebelumnya digelar.

Menurut Sandra, peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sepatu roda. Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang yang lebih besar untuk memperluas pembinaan atlet di berbagai daerah.

“Pesertanya mencapai 1.615 orang. Ini menjadi salah satu jumlah peserta terbanyak. Sebelumnya sekitar 1.400 peserta, tetapi hari ini mencapai 1.615 peserta,” ujar Sandra.

Sandra juga berharap venue sepatu roda di kawasan Grand Wisata dapat terus dikembangkan sehingga mampu memenuhi standar pertandingan internasional. Ia turut mengapresiasi dukungan Perserosi Kabupaten Bekasi, panitia penyelenggara, serta jajaran Pengurus Besar Perserosi dalam menyukseskan GWIS Open 2026.

“Kami berharap arena ini bisa ditingkatkan menjadi venue berstandar dunia. Kalau sudah berstandar dunia, kita akan lebih mudah mengundang atlet-atlet dunia untuk datang dan bertanding di sini,” katanya.

(bekasikab)

Baca Juga

Artikel Lainnya

Seputar Jabar

Top News

- Advertisement -spot_img

Peristiwa

Trending

Sorot