KARAWANG | beritajabar.click – Sebanyak 220 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto diserahkan secara simbolis kepada para pengemudi becak di Kabupaten Karawang. Penyerahan dilakukan di Aula Husni Hamid, Jumat (2/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN). Penerima bantuan diprioritaskan bagi pengemudi becak lanjut usia (lansia) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan sekaligus mengurangi beban fisik dalam menjalankan aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Presiden Prabowo Subianto kepada para pengemudi becak di Kabupaten Karawang.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih. Insyaallah ini semoga akan mengangkat kesejahteraan masyarakat Karawang, khususnya pengemudi becak ini,” ujar Aep.
Ia berpesan kepada para penerima bantuan agar menjaga dan menggunakan becak listrik tersebut dengan baik. Para penerima juga diminta tidak memperjualbelikan maupun memindahtangankan unit bantuan yang telah diberikan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Karawang akan menindaklanjuti kebutuhan fasilitas pengisian daya listrik di pangkalan becak. Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan para pengemudi dalam mengisi daya baterai becak listrik.
“Kami akan sampaikan kepada camat untuk mengontrol terkait kendala yang ada. Kami insyaallah akan tindaklanjuti juga terkait colokan listrik di pangkalan (becak),” kata Aep.
Sementara itu, Ketua YGSN Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko mengatakan, seluruh bantuan becak listrik tersebut disalurkan secara gratis tanpa dipungut biaya. Bantuan itu bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Teguh, program tersebut menargetkan penyaluran sebanyak 25.000 unit becak listrik pada 2026.
Ia menjelaskan, inisiatif pengembangan becak listrik tersebut berawal dari rasa empati Presiden Prabowo Subianto setelah melihat langsung perjuangan para pengemudi becak kayuh saat turun ke lapangan.
“Dari sana kemudian lahir inisiatif untuk merealisasikan bantuan becak listrik secara bertahap di seluruh Indonesia,” jelasnya.


